7 Tips Memilih Perguruan Tinggi Swasta

Selepas menempuh pendidikan di jenjang SLTA (SMA/SMK/MA), sebagian pelajar memilih untuk melanjutkan kuliah di perguruan tinggi. Namun sayangnya, daya tampung Perguruan Tinggi Negeri hanya berkisar antara 25%-35% saja.

Tidak semua Perguruan Tinggi Swasta kualitasnya di bawah Perguruan Tinggi Negeri, dan tidak selamanya biaya pendidikan di Perguruan Tinggi Swasta adalah mahal. Beberapa malah ada yang setara dengan biaya sekolah di SMA/SMK swasta.

Berikut ini adalah tips memilih perguruan tinggi.

1. Peringkat Akreditasi PTS

Akreditasi hal yang sangat penting diketahui, semaki tinggi akreditas suatu PTS tentu citra dan lulusannya juga memiliki kualitas. Layaknya sebuah mobil, semakin bagus brand mobil tersebut tentu juga memberikan kualitas yang bagus juga.

Dalam dunia pekerjaan, perusahaan mensyarakatkan karyawan yang akan mereka rekrut memiliki minimal akreditasi institusi yang baik. Biasanya mereka akan membuat patokan minimal akreditasi B, atau bahkan harus Akreditasi A bagi calon karyawan pada perusahaan tertentu.

Perlu kamu ketahui, akreditasi dibedakan menjadi kelompok Akreditasi A (sangat baik), Akreditasi B (baik), Akreditasi C (kurang), dan belum terakreditasi. Peringkat akreditasi suatu perguruan dapat di lihat di website BAN – PT.

2. Akreditasi Jurusan Yang Dipilih.

Selain akreditasi Institusi atau perguruan tinggi, akreditasi jurusan tidak kalah penting, bisa saja PTS terebut memiliki Akresitasi B, namun jurusan yang diminati di PTS itu akreditasinya C.

Jadi, pastikan akreditasi jurusannya juga baik karna sangat mempengaruhi dalam mencari pekerjaan pada perusahaan tertantu. Akreditasi juga dapat di lihat di website Badan Akreditasi Nasional – Perguruan Tinggi.

3. Peringkat PTS.

Peringkat adalah hal yang  sering diabaikan orang, karna dirasa kurang begitu penting. Semakin tinggi peringkat perguruan tinggi tersebut, tentu kualitas juga semakin bagus.

Banyak lembaga – lembaga pemeringkat PT baik nasional mauoun internasional, seperti Kemenristekdikti, Webometrics, 4ICU dan lainya.

4. Usia PTS dan Alumninya.

Mungkin bagi beberapa orang, usia suatu PTS tidaklah penting menjadi tolak ukur. Namun jangan dipandang sebelah mata, logikanya semakin tua suatu PTS dapat disimpulkan bahwa PTS tersebut memilki citra yang baik di mata masyarakat.

Dan yang pasti, akan semakin banyak pula lulusan atau alumninya. Alumni tidak bisa terpisahkan dari PTS karna citra dari alumni sangat berdampak di dunia kerja bagi para fresh graduate dari PTS tersebut.

5. Besaran Biaya Kuliah

Hal yang tidak terpisahkan dari kualitas PTS adalah biaya kuliah. Karena PTS punya kualitas mereka juga punya harga. Kualitas yang bagus dibarengi dengan biaya kuliah yang sedikit lebih mahal.

Karena PTS akan memberikan fasilitas yang lebih dari PTS yang lain, bahwa akan menyamai fasilitas yang diberikan oleh perguruan tinggi negeri.

6. Lokasi PTS

Pastikan, apakah di sekitar daerah tempat tinggal sekarang ada PTS yang berkualitas, atau di provinsi domisili. Kalau tidak ada, baru mencari PTS lain diluar daerah atau bahkan diluar pulau. Karna ini menyangkut biaya yang nantinya akan di keluarkan untuk melanjutkan study ke PTS.

7. Jangan tertipu iklan PTS.

Biasanya iklan dibuat semenarik mungkin agar pelajar yang baru lulus tertarik untuk mendaftar.

Berbagai macam yang akan di tawarkan, mulai dari potongan biaya kuliah, pemberian beasiswa, hingga janji yang diberi tanpa bukti. Karna iklan yang menarik belum tentu memberikan kualitas PTS yang bagus.

Itulah beberapa tips yang wajib dicoba untuk mencari PTS yang berkualitas, gak ada salahnya untuk membuat riset kecil – kecilan untuk menemukan PTS yang berkualitas.

Kuliah di PTN atau di PTS tidak menentukan kesuksesan, melainkan kerja keras, belajar keras & ilmu lah yang akan menentukannya.

Sumber: Ruang Mahasiswa.

 

Discussion